Subhanallah, Ini Dia Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Dalam hidup, manusia dianjurkan saling berbagi. Berbagi kepada mereka yang butuh diberi. Orang-orang yang keterbatasan ekonomi. Atau mereka yang tidak bisa mencari nafkah seorang diri. Hal ini merupakan amalan yang diperintahkan Allah SWT kepada seluruh umat-Nya. Bersedekah di jalan Allah. Menyantuni anak-anak yatim menjadi hukum yang wajib dijalankan, namun bagi mereka yang mampu.


Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا »  وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.


Makna hadits ini:

  1. Orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
  2. Arti “menanggung anak yatim” adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar
  3. Yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa
  4. Keutamaan dalam hadits ini belaku bagi orang yang meyantuni anak yatim dari harta orang itu sendiri atau harta anak yatim tersebut jika orang itu benar-benar yang mendapat kepercayaan untuk itu
  5. Demikian pula, keutamaan ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim yang punya hubungan keluarga dengannya atau anak yatim yang sama sekali tidak punya hubungan keluarga dengannya


Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA
Sumber : https://muslim.or.id/8601-keutamaan-menyantuni-anak-yatim.html



 


Cetak